MASALAH-MASALAH YANG DIHADAPIPEMERINTAH DI BIDANG EKONOMI

Posted: April 21, 2012 in MATERI PELAJARAN EKONOMI SMA,SMK,ALIYAH
 Tentu saja setiap negara ingin meninggalkan buruknya kinerja ekonomi danmemperbaiki kondisi ekonomi menjadi lebih baik. Salah satu akar permasalahan utamayang menghadang gerak maju perekonomian Indonesia adalah merosotnya kepercayaan(
trust  ) yang ditentukan oleh tiga hal, yaitu: legitimasi, kredibilitas dan kejelasan visipemerintah. Ada hal yang penting dibicarakan pula di sini, yaitu adanya karakteristik-karakteristik lain lagi yang hendak dibicarakan di sini yang menghambat dan menjadikan masalahpemerintah di bidang ekonomi.
1.Dualisme Ekonomi
Hampir semua negara di belahan bumi ini menghadapi sistem dualisme. Di kota-kota, perekonomian sudah bersifat industri dan uang digunakan secara luas. Sedangkandi luar kota yaitu di desa-desa, perekonomian masih pada tingkat rendah ( subsisten  ). Lagipula di beberapa negara terdapat daerah kantong bagi industri asing ( foreign enclave indutry )
John MaynardKeynesSeorang tokoh yangmengevaluasipandangan ahliekonomi kaumklasik danmenciptakan bukuberjudul ”TheGeneral Theory of EmploymentInterset and Money”yang berkeyakinanbahwaperekonomiancenderungmenciptakan tingkatkesempatan kerja penuh yang dapat menciptakan triplisme di daerah itu. Industri di daerah kantong asing sudah ada tingkat ekonomi kapitalis tinggi dan biasanya terdapat di sektor-sektorpertambangan terutama minyak bumi dan sektor pertanian.
2. Iklim Tropis

Umumnya daerah-daerah terbelakang berada di daerah tropis. Mengapa demikian?Banyak teori-teori yang mengemukakan bahwa rendahnya produktivitas karena adanyaiklim tropis. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya usaha manusia, adanya penyakit-penyakit yang banyak di daerah tersebut dan keadaan pertanian yang tidak menguntungkan.
3.Kebudayaan yang Tidak Ekonomis
Kebudayaan yang tidak ekonomis di sini maksudnya ialah sikap adat istiadat yang menghalang-halangi penggunaan penuh dari tenaga manusia untuk menaikkan tingkathidupnya. Sehingga konsumsi yang lebih tinggi atau tingkat hidup yang lebih tinggikadang-kadang bertentangan dengan kehendak untuk hidup dengan mempertahankankebudayaan atau tradisinya.
4.Jumlah Kapital Sedikit
Di negara berkembang seperti Indonesia, kapital merupakan faktor produksi yang langka. Kelangkaan ini dapat berarti mutlak dan dapat pula berarti relatif dalamhubungannya dengan investasi yang menguntungkan. Karena tenaga kerja di negarasedang berkembang rendah, maka berarti bahwa pendapatan negara tersebut jugarendah, sehingga tabungan sebagai sumber pembentukan kapital juga rendah. Keadaanini sering disebut dengan lingkaran setan ( vicious circle ) yang dapat digambarkan sebagaiberikut.
Investasikapital rendahSumber alam belum banyak diolah;penduduk terbelakang kekurangan kapital Investasi kemanusiaan rendahProduktivitasrendah Tabungan rendahKonsumsi rendahPendapatan rendah Keterangan Menyebabkan Lingkaran Setan.
Langkah-langkah yang dapat ditempuh pemerintah agar kepercayaan masyarakatpulih sehingga perekonomian negara menjadi baik antara lain sebagai berikut.
a.Memfokuskan investasi di bidang pengembangan sumber daya manusia
Pengembangan sumber daya merupakan salah satu investasi berharga demikemajuan perekonomian suatu negara. Dengan sumber daya manusia yang bermutusumber daya yang lain dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Contohnya pelatihanketerampilan para tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dalam bidang teknik.
b.Mengurangi masalah inflasi yang terlalu tinggi
Inflasi merupakan peningkatan tingkat harga dalam suatu perekonomian yang berlangsung secara terus-menerus. Mengurangi inflasi merupakan jalan terbaik bagisebuah negara lepas dari krisis ekonomi. Inflasi dapat diakibatkan oleh naiknya hargabarang dan jasa yang ada di pasar. Contohnya kebijakan menaikkan BBM pada1 Oktober 2005 mengakibatkan tingkat inflasi naik hingga 15,6%. Maka pemerintahberusaha menurunkan inflasi tersebut dengan berbagai kebijakan ekonomi.
c.Menciptakan kondisi kompetitif yang jujur (fair) bagi usaha kecil
Kondisi kompetitif yang jujur bagi usaha kecil dapat tercapai apabila didukung administrasi/birokrasi pemerintahan yang jujur pula. Contohnya pemerintah perlumenertibkan bank-bank yang sengaja mempersulit proses pencairan kredit bagipengusaha kecil, dapat juga dilaksanakan dengan meningkatkan akses kelompok ekonomi kecil terhadap berbagai sumber daya ekonomi, yaitu terutama modal,tanah, serta informasi dan teknologi.
d.Mendorong pembentukan lembaga penjamin bagi usaha kecil untuk pinjaman yang lebih besar
Sebuah usaha jika ingin memproduksi dan bersaing di pasar nasional maupuninternasional memerlukan banyak modal ( kapital ), sedangkan modal tersebutdidapat selain dari modal sendiri, juga dari modal pinjaman yang lebih besar.Oleh karena itu pemerintah juga perlu memotivasi munculnya koperasi-koperasidan bank perkreditan rakyat dalam memberikan dan mengutamakan pemberianpinjaman kepada para pengusaha kecil.
e.Mendorong investasi pada infrastruktur fisik
Kegiatan ekonomi suatu negara dapat berjalan lancar apabila pemerintahmempunyai komitmen untuk mendorong investasi pada infrastruktur fisik.Contohnya mendorong para investor dalam pembangunan bandara dan jalan tol.
 f.Kestabilan neraca pembayaran dan nilai tukar uang

Di sini pemerintah dalam menjaga kestabilan neraca pembayaran ialah denganmeningkatkan kegiatan ekspor dan membatasi barang-barang impor terutamayang ilegal. Jika devisa negara meningkat karena kegiatan ekspor, maka nilaitukar uang terhadap mata uang asing dapat stabil dan dapat dikendalikan.Contohnya pemerintah berusaha mendorong kegiatan ekspor dalam bidang manufaktur/nonmigas, serta membatasi impor gula ilegal yang dapat merugikanpetani dan harga gula di pasaran

Ekonomi Kelas 10
112
Di bawah ini terdapat kebijakan-kebijakan ekonomi yang dapat dilakukanpemerintah, yaitu:
a)Kebijakan Fiskal
Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang ditempuh pemerintah dalamperpajakan dan pengeluaran pemerintah/anggaran untuk memengaruhipengeluaran agregat. Contohnya pengenaan pajak penghasilan, cukai rokok.
b)Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter merupakan kebijakan yang ditempuh pemerintah/bank sentral dalam penawaran uang dan kebijakan suku bunga untuk memengaruhipengeluaran agregat. Contohnya pemerintah menetapkan jumlah uang yang beredar dan peningkatan suku bunga tabungan.
c)Kebijakan Segi Penawaran
Kebijakan segi penawaran adalah kebijakan pemerintah yang bertujuanmeningkatkan efesiensi perusahaan, sehingga barang dan jasa yang ditawarkanlebih banyak dan murah. Contohnya pemerintah bekerja sama dengan LIPI danuniversitas-universitas mengembangkan mesin teknologi perusahaan yang efisiendan tepat guna.
d)Kebijakan Energi
Kebijakan energi adalah kebijakan dalam menggunakan energi seefisien danseoptimal mungkin yang di dalamnya terdapat usaha penghematan energi.Contohnya ialah anjuran pemerintah untuk menggunakan kendaraan yang menggunakan energi listrik/non BBM, guna mengurangi konsumsi masyarakatterhadap BBM. Misal: KRL (Kereta Rel Listrik).
e)Kebijakan Penetapan Harga
Kebijakan penetapan harga adalah kebijakan dalam menentukan harga-hargapada tingkat tertentu terhadap komoditas yang menguasai hajat hidup orang banyak. Contohnya adalah bahan bakar minyak merupakan salah satu komoditasyang menguasai hajat hidup orang banyak, maka pemerintah menentukan hargabensin Rp4.500,00 per liter.
 f)Kebijakan Neraca Pembayaran

Kebijakan untuk memantau keadaan neraca pembayaran guna memengaruhinilai tukar. Hal tersebut berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor. Contohnyaadalah peningkatan ekspor nonmigas, mendorong industri kecil di Indonesia untuk melakukan kegiatan ekspor-impor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s